Langsung ke konten
eco enzyme
Buku panduan

Sebuah toples, sisa dapur, dan tiga bulan kesabaran.

Eco enzyme adalah cairan fermentasi sederhana yang bisa Anda buat di rumah dari kulit buah dan sayur, gula merah, dan air. Bisa membersihkan lantai, menyuburkan tanaman, dan mengurangi beban tong kompos Anda.

BATCH 01ecoenzyme
Perbandingan

Satu bagian gula. Tiga bagian sisa. Sepuluh bagian air.

Setiap resep eco enzyme di seluruh dunia berpangkal pada tiga angka ini. Timbang, jangan dikira-kira, dan fermentasi akan berjalan sendiri.

1:3:10
1

Gula merah

Gula aren, molase, atau gula tebu mentah. Hindari gula putih rafinasi.

3

Sisa buah dan sayur

Kulit, bonggol, ujung. Hindari daging, minyak, dan makanan matang.

10

Air bersih

Air hujan, air saring, atau air keran yang didiamkan semalam.

Kegunaannya

Lima hal yang bisa dilakukan sebotol eco enzyme jadi.

01

Pembersih rumah

Campur satu banding dua ratus dengan air untuk lantai, meja, dan kaca. Memecah lemak, meninggalkan aroma sitrus tipis.

02

Pupuk tanaman

Satu tutup botol per liter air, dua minggu sekali. Daun terlihat lebih segar dalam seminggu.

03

Perawatan saluran

Satu cangkir ke wastafel di malam hari. Memberi makan mikroba di pipa dan melarutkan lemak sabun.

04

Pendamping cucian

Setengah cangkir bersama deterjen biasa. Sangat baik untuk lap dapur dan pakaian olahraga.

05

Semprot hama kebun

Satu banding lima ratus, semprotkan ke daun saat senja. Kutu daun dan kutu putih tidak menyukai keasamannya.

Mulai di sini

Anda ada di tahap yang mana?

Dari jurnal

Catatan dari rak toples.

Mar 2026

Kenapa bulan ketiga penting

Kimianya berubah di akhir. Ini yang terjadi antara hari ke-60 dan ke-90, dan mengapa memanennya lebih awal merugikan.

Feb 2026

Percobaan dari dapur di Bandung

Enam toples, tiga jenis gula, satu pembaca yang sangat sabar. Hasilnya di luar dugaan.

Jan 2026

Membaca bau toples Anda

Manis, asam, beralkohol, cuka, salah. Panduan singkat tentang apa yang dikatakan hidung Anda.

Sejarah singkat

Dari laboratorium di Thailand ke toples di jendela dapur Anda.

Resep yang kebanyakan orang ikuti hari ini diformalkan pada tahun 1980-an oleh Dr Rosukon Poompanvong di Thailand, lalu dibawa ke seluruh Asia Tenggara oleh jaringan pekebun rumahan dan vihara. Kisah lengkapnya lebih aneh dan menarik.

  1. 1980-an

    Diformalkan di Bangkok

  2. 1990-an

    Menyebar lewat vihara

  3. 2000-an

    Sampai di Malaysia dan Indonesia

  4. 2020-an

    Diteliti di universitas

Komunitas

Forumnya sedang berfermentasi.

Kami sedang membangun tempat yang lambat dan tenang untuk orang-orang yang menyimpan toples di rak dapur. Tinggalkan email Anda dan kami akan memberi tahu sekali saja saat forum dibuka. Tanpa newsletter, tanpa iklan.